Panduan Lengkap Jenis-Jenis Game yang Paling Diminati untuk Pemula

Kolase berbagai karakter yang mewakili genre game populer seperti RPG tembak-tembakan dan simulasi untuk panduan pemula.
Memahami perbedaan genre adalah langkah paling penting sebelum Anda terjun ke dunia game.

Mengapa Anda Harus Memahami Genre Game?

Banyak teman yang baru membeli ponsel pintar spesifikasi tinggi atau merakit PC gaming sering mengajukan satu pertanyaan sederhana kepada saya. Mereka bertanya, game apa yang bagus untuk dimainkan. Pertanyaan ini terdengar mudah, namun sebenarnya sangat sulit untuk dijawab tanpa mengetahui selera mereka.

Sama seperti film atau musik, industri hiburan interaktif ini memiliki ratusan kategori berbeda. Mengetahui jenis-jenis game yang paling diminati adalah langkah krusial bagi siapa saja yang baru ingin terjun ke hobi ini. Anda akan menghemat banyak waktu, ruang penyimpanan perangkat, dan tentu saja uang.

Saya sering melihat pemain pemula merasa frustrasi. Mereka mengunduh game karena melihat iklannya sangat keren atau karena sedang tren di kalangan teman-temannya. Namun setelah dimainkan, mereka merasa pusing, bosan, atau bahkan marah karena mekanismenya terlalu rumit. Ini terjadi murni karena ketidakcocokan genre.

Seseorang yang menyukai ketenangan mungkin akan benci bermain game tembak-tembakan yang penuh tekanan. Sebaliknya, seseorang yang menyukai adrenalin tinggi akan tertidur jika disuruh memainkan game simulasi membangun kota. Melalui artikel ini, saya akan membedah seluruh kategori utama agar Anda bisa menemukan rumah yang tepat di dunia virtual.

Mengenal Jenis-Jenis Game yang Paling Diminati Saat Ini

Industri game terus berevolusi. Batasan antar kategori sering kali membaur, menciptakan sub-genre baru yang unik. Namun, fondasi utamanya tetap sama. Berikut adalah rincian lengkap mengenai berbagai kategori permainan yang menguasai pasar global dan lokal saat ini.

Multiplayer Online Battle Arena (MOBA): Sang Raja Kompetisi

Jika kita berbicara tentang pasar Indonesia, MOBA adalah penguasa mutlak. Hampir di setiap sudut tempat nongkrong, kafe, hingga ruang kelas saat jam istirahat, Anda akan menemukan sekelompok orang yang sedang fokus menatap layar ponsel mereka sambil sesekali berteriak heboh.

Mekanisme Dasar MOBA

Konsep dasar MOBA sebenarnya sederhana namun memiliki kedalaman strategi yang luar biasa. Sepuluh pemain dibagi menjadi dua tim, masing-masing berisi lima orang. Setiap pemain mengendalikan satu karakter khusus yang disebut hero atau champion. Setiap karakter memiliki kemampuan uniknya masing-masing.

Tujuan utamanya hanya satu. Anda harus bekerja sama dengan tim untuk menghancurkan markas utama atau base milik musuh, sambil mempertahankan markas Anda sendiri. Peta permainannya biasanya terbagi menjadi tiga jalur utama dan sebuah area hutan.

Daya Tarik Utama

Alasan mengapa MOBA masuk dalam daftar teratas jenis-jenis game yang paling diminati adalah aspek sosial dan kompetitifnya. Game ini memaksa Anda untuk berkomunikasi dan menyusun strategi bersama. Kemenangan terasa sangat memuaskan karena dicapai lewat kerja keras kolektif, bukan sekadar kehebatan satu orang.

Selain itu, durasi permainannya cukup pas, berkisar antara 15 hingga 30 menit per ronde. Ini menjadikannya hiburan yang ideal untuk mengisi waktu luang yang singkat.

Contoh Game MOBA Populer

Untuk pengguna ponsel pintar, Mobile Legends: Bang Bang adalah raksasa yang sulit ditumbangkan. Alternatif lainnya ada League of Legends: Wild Rift yang menawarkan mekanik sedikit lebih kompleks. Sementara untuk pemain PC, Dota 2 dan League of Legends versi desktop adalah dua nama terbesar yang sering mengadakan turnamen dengan total hadiah ratusan miliar rupiah.

Battle Royale: Ketegangan Bertahan Hidup

Dua atau tiga tahun yang lalu, genre ini meledak bagaikan fenomena budaya pop. Konsepnya diadaptasi dari novel dan film terkenal dari Jepang dengan judul yang sama.

Mekanisme Dasar Battle Royale

Sistem permainannya sangat menegangkan. Ratusan pemain dijatuhkan dari pesawat ke sebuah pulau yang luas tanpa membawa senjata atau perlengkapan apa pun. Begitu mendarat, semua orang harus berlomba mencari senjata, pelindung, dan obat-obatan yang tersebar acak di dalam bangunan.

Pemain harus saling menyingkirkan. Untuk memastikan permainan tidak berjalan terlalu lama, sebuah zona aman berbentuk lingkaran akan terus menyusut setiap beberapa menit. Pemain yang berada di luar zona akan menerima kerusakan hingga mati. Tujuan akhirnya adalah menjadi orang atau tim terakhir yang bertahan hidup.

Daya Tarik Utama

Sensasi adrenalin adalah nilai jual utama Battle Royale. Tekanan yang Anda rasakan ketika bersembunyi di dalam rumah, mendengar suara langkah kaki musuh yang semakin mendekat, sangat sulit dideskripsikan. Saat Anda berhasil mengalahkan 99 orang lainnya dan mendapatkan gelar juara, kepuasannya tidak tertandingi.

Genre ini sangat diminati karena elemen kejutan yang selalu ada di setiap ronde. Anda tidak akan pernah mengalami dua pertandingan yang sama persis. Lokasi pendaratan musuh berbeda, senjata yang Anda temukan berbeda, dan arah menyusutnya zona juga selalu acak.

Contoh Game Battle Royale Populer

PUBG Mobile dan Free Fire adalah dua penguasa absolut di platform mobile, khususnya di Asia. Untuk pemain PC dan konsol, nama-nama seperti Apex Legends, Call of Duty: Warzone, dan Fortnite menjadi pilihan utama dengan grafis dan mekanisme gerakan yang lebih mutakhir.

Role-Playing Game (RPG): Menyelami Cerita Epik

Bagi Anda yang menyukai buku novel fiksi fantasi atau film dengan jalan cerita yang dalam, RPG adalah tempat pelarian terbaik. Dari seluruh jenis-jenis game yang paling diminati, RPG adalah yang paling fokus pada pengembangan karakter dan narasi.

Dalam RPG, Anda mengambil peran sebagai tokoh utama di sebuah dunia fiksi. Anda akan berbicara dengan karakter lain, mengambil keputusan yang mempengaruhi jalan cerita, mengumpulkan perlengkapan, dan terus memperkuat karakter Anda melalui sistem kenaikan level. RPG sendiri memiliki beberapa percabangan.

Action RPG (ARPG)

ARPG menggabungkan kedalaman cerita RPG dengan sistem pertarungan yang cepat dan responsif. Anda menekan tombol untuk menyerang, menghindar, dan mengeluarkan sihir secara langsung waktu nyata. Genshin Impact adalah contoh fenomena global untuk kategori ini, menawarkan dunia terbuka yang sangat luas dan indah untuk dijelajahi.

Massively Multiplayer Online RPG (MMORPG)

Sesuai namanya, ini adalah game RPG yang dimainkan bersama ribuan pemain lain di satu server yang sama secara bersamaan. Dunia permainannya terus berjalan meskipun Anda sedang offline. Anda bisa bergabung dengan guild atau klan, melakukan penyerbuan melawan monster raksasa bersama puluhan pemain lain, atau bahkan berdagang antar pemain. Contoh klasiknya adalah Ragnarok Online, World of Warcraft, dan Black Desert.

Japanese RPG (JRPG)

JRPG memiliki ciri khas gaya visual menyerupai anime dan sistem pertarungan yang umumnya bergantian atau turn-based. Fokus utamanya terletak pada kisah drama yang emosional dan karakter pendamping yang mudah disukai. Seri Final Fantasy dan Persona adalah raja di genre ini. Pemula yang menyukai alur cerita linear sangat disarankan mencoba JRPG.

First-Person Shooter (FPS) & Third-Person Shooter (TPS)

Game tembak-tembakan adalah salah satu genre tertua dan tetap menjadi pilar utama industri ini. Kategori ini sangat mengandalkan refleks, akurasi, dan penguasaan tata letak peta.

Perbedaan Sudut Pandang

Satu-satunya hal yang membedakan keduanya adalah posisi kamera. Pada FPS, Anda melihat dunia melalui mata karakter Anda. Anda hanya bisa melihat senjata dan tangan karakter tersebut. Ini memberikan tingkat imersi yang sangat tinggi.

Sementara pada TPS, kamera berada di belakang bahu karakter. Anda bisa melihat seluruh tubuh karakter Anda bergerak. Sudut pandang ini memberikan jangkauan penglihatan yang lebih luas sehingga Anda bisa melihat kondisi sekitar, seperti siapa yang bersembunyi di balik tembok di sebelah Anda.

Daya Tarik Utama

FPS dan TPS kompetitif sangat diminati karena mekanismenya yang adil. Jika Anda kalah, itu murni karena akurasi dan refleks musuh lebih baik dari Anda, bukan karena karakter musuh memiliki level yang lebih tinggi. Game ini sangat disukai oleh mereka yang memiliki jiwa kompetitif murni.

Contoh Game Tembak-Tembakan Populer

Untuk FPS taktis, Valorant dan Counter-Strike 2 saat ini merajai pasar PC. Permainan ini menuntut presisi tingkat tinggi. Setiap peluru sangat berharga. Di sisi lain, game seperti Overwatch menawarkan pendekatan FPS yang dipadukan dengan penggunaan kemampuan sihir.

Simulasi dan Manajerial: Menjalani Kehidupan Kedua

Tidak semua orang mencari ledakan atau pertarungan sengit saat memegang pengontrol game. Banyak yang menjadikan aktivitas bermain game sebagai sarana relaksasi setelah lelah bekerja. Di sinilah game simulasi bersinar.

Simulasi Kehidupan

Pernahkah Anda membayangkan memiliki rumah impian, menata interiornya, mencari pekerjaan, dan membangun keluarga virtual? The Sims adalah pionir yang sukses besar di genre ini.

Ada juga sub-genre simulasi pertanian seperti Stardew Valley atau Harvest Moon. Anda diberikan sebidang tanah kosong, dan tugas Anda adalah menanam sayuran, merawat ternak, memancing, serta bersosialisasi dengan penduduk desa. Kedengarannya sederhana, tetapi ritme permainan yang menenangkan ini justru sangat adiktif.

Simulasi Kendaraan dan Manajerial

Genre ini menuntut ketelitian. Anda bisa menjadi seorang pilot pesawat komersial melalui Microsoft Flight Simulator yang menyajikan simulasi penerbangan dengan akurasi tata bumi dunia nyata.

Atau, Anda bisa menjadi seorang manajer taman hiburan, kebun binatang, atau bahkan wali kota melalui game seperti Cities: Skylines. Tantangannya adalah mengatur anggaran, menata tata kota agar tidak macet, dan membuat penduduk virtual Anda merasa bahagia.

Game Olahraga (Sports): Ajang Pamer Kemampuan

Sebagai pecinta sepak bola atau bola basket, mengendalikan tim dan atlet favorit di layar kaca memberikan kepuasan tersendiri. Game olahraga terus berevolusi setiap tahun, menawarkan grafis yang semakin menyerupai siaran televisi sungguhan dan animasi gerakan yang sangat realistis.

Daya tarik terbesar game olahraga adalah kemudahannya untuk dimainkan bersama teman yang sedang berkunjung ke rumah. Seri EA Sports FC (sebelumnya dikenal sebagai FIFA) dan eFootball dari Konami mendominasi pasar sepak bola. Sementara untuk penggemar basket, NBA 2K adalah pilihan absolut. Anda tidak perlu mempelajari cerita rumit, cukup ambil pengontrolnya dan mulailah bertanding.

Game Strategi: Ujian Kecerdasan dan Taktik

Bagi Anda yang lebih suka menggunakan otak daripada refleks otot jari, game strategi adalah pilihan yang tepat. Game ini menuntut Anda untuk berpikir beberapa langkah ke depan, mirip dengan permainan catur namun dengan aturan yang jauh lebih kompleks.

Real-Time Strategy (RTS)

Dalam RTS, permainan berjalan secara terus-menerus tanpa henti. Anda harus mengumpulkan sumber daya, membangun pangkalan militer, melatih pasukan, dan menyerang musuh di waktu yang bersamaan. Anda dituntut untuk berpikir cepat di bawah tekanan. Age of Empires dan StarCraft adalah legenda hidup di kategori ini.

Turn-Based Strategy (TBS)

Berbeda dengan RTS, TBS memberikan Anda waktu tak terbatas untuk berpikir. Anda dan musuh akan bergiliran mengambil langkah. Setelah Anda selesai memindahkan pasukan, giliran musuh yang bergerak. Ini sangat cocok bagi pemula yang tidak suka diburu-buru waktu. Seri Civilization adalah contoh sempurna bagaimana game ini bisa membuat pemainnya lupa waktu hingga larut malam.

Casual dan Party Games: Hiburan Ringan Bersama Teman

Ketika pandemi melanda beberapa waktu lalu, permintaan terhadap party games meroket tajam. Ini adalah jenis permainan yang dirancang murni untuk bersenang-senang, dipenuhi dengan tawa, dan sesekali pengkhianatan lucu antar teman.

Mekanismenya sengaja dibuat sangat sederhana agar siapa saja, bahkan orang yang tidak pernah bermain game sekalipun, bisa langsung paham dalam waktu kurang dari lima menit. Among Us adalah contoh brilian di mana pemain harus mencari tahu siapa penyusup di antara teman-teman mereka lewat debat dan argumen.

Contoh lain adalah Stumble Guys atau Fall Guys. Konsepnya seperti acara televisi Benteng Takeshi. Puluhan pemain berlari melewati rintangan konyol dan berusaha menjadi yang pertama mencapai garis akhir. Game kasual juga mencakup permainan teka-teki ringan seperti Candy Crush yang biasa dimainkan ibu-ibu di ruang tunggu dokter.

Horor dan Survival: Menguji Adrenalin

Genre ini sangat spesifik dan memiliki basis penggemar yang loyal. Tujuan utama dari game horor bukan untuk mengalahkan monster, melainkan untuk bertahan hidup dari teror psikologis maupun fisik.

Dalam game survival horor seperti Resident Evil atau Outlast, Anda biasanya diberikan amunisi yang sangat terbatas atau bahkan tidak bisa melawan sama sekali. Anda harus bersembunyi di dalam lemari atau di bawah tempat tidur sambil menahan napas saat sosok menyeramkan berpatroli di dekat Anda. Pencahayaan yang gelap dan desain suara yang mencekam menjadi nilai jual utama genre ini.

Istilah Gaul yang Wajib Diketahui Pemula

Setelah memahami jenis-jenis game yang paling diminati, Anda juga harus membekali diri dengan kosakata komunitas. Bermain secara daring berarti Anda akan berinteraksi dengan orang asing. Berikut beberapa istilah dasar yang akan sering Anda temui:

  • Noob / Newbie: Sebutan untuk pemain pemula. Kadang digunakan sebagai ejekan jika seseorang bermain buruk.
  • AFK (Away From Keyboard): Istilah ketika seorang pemain meninggalkan permainannya sesaat tanpa keluar dari aplikasi.
  • GG (Good Game): Biasanya diucapkan di akhir pertandingan sebagai bentuk sportivitas yang berarti permainan yang bagus.
  • Carry: Pemain dengan kemampuan luar biasa yang berhasil mengangkat performa timnya hingga meraih kemenangan, meskipun anggota tim lainnya bermain buruk.
  • Looting: Aktivitas mengumpulkan barang-barang, senjata, atau emas di dalam permainan.
  • Grinding / Farming: Melakukan aktivitas berulang-ulang dengan tujuan mengumpulkan uang virtual atau meningkatkan level karakter.

Tips Memilih Genre Game Sesuai Kepribadian Anda

Sebagai penutup, saya akan memberikan panduan praktis untuk membantu Anda menentukan langkah pertama.

Pertama, nilai tingkat kesabaran Anda. Jika Anda mudah bosan dengan teks cerita yang panjang, hindari RPG dan langsung lompat ke Action atau Battle Royale. Anda akan langsung merasakan aksi tanpa banyak basa-basi.

Kedua, perhatikan waktu luang yang Anda miliki. MMORPG dan game Strategi membutuhkan komitmen waktu yang sangat besar, bisa berjam-jam dalam sekali duduk. Jika Anda pekerja sibuk yang hanya memiliki waktu istirahat 30 menit sehari, MOBA, Casual, atau FPS adalah pilihan paling masuk akal.

Ketiga, ketahui apakah Anda lebih suka bersosialisasi atau menyendiri. Jika Anda bermain untuk mencari teman baru dan suka bekerja sama, masuklah ke dunia Multiplayer. Namun jika Anda bermain untuk melarikan diri dari keramaian orang dan butuh ruang tenang, game Simulasi atau cerita pemain tunggal (Single-Player) jauh lebih direkomendasikan.

Jangan ragu untuk mencoba game free-to-play (gratis dimainkan) terlebih dahulu sebelum memutuskan mengeluarkan uang. Semua genre memiliki perwakilan game gratis dengan kualitas yang sangat baik saat ini.

Kesimpulan

Mengetahui dengan pasti apa saja jenis-jenis game yang paling diminati adalah kunci untuk menikmati hobi ini secara maksimal. Industri ini terlalu luas untuk dipaksakan pada satu preferensi saja. Anda tidak perlu menyukai apa yang disukai oleh jutaan orang lain.

Dari intensitas tinggi di dalam medan perang Battle Royale, kedalaman taktik catur ala MOBA, hingga ketenangan menanam jagung di game Simulasi, semuanya memiliki tempat dan komunitasnya masing-masing. Jangan takut untuk bereksplorasi. Cobalah berbagai macam genre hingga Anda menemukan momen ajaib di mana Anda benar-benar tenggelam ke dalam dunia digital tersebut. Selamat bermain!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*